Wagub Emil : Gebyar Start Up Virtual 2021, Momentum Memikirkan Kebangkitan Ekonomi
21376
page-template-default,page,page-id-21376,page-child,parent-pageid-9894,bridge-core-1.0.6,ajax_fade,page_not_loaded,boxed,,qode-theme-ver-18.2,qode-theme-bridge,disabled_footer_bottom,wpb-js-composer js-comp-ver-6.0.5,vc_responsive
 

dpmptsp.jatimprov.go.id – Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Jawa Timur menggelar Gebyar Start Up Virtual 2021. Diselenggarakan secara hybrid dengan berpusat di Shangri-la Hotel Surabaya, gelaran ini juga dilaksanakan secara live di lima titik Bakorwil yang ada di Jawa Timur pada Kamis (30/09). Dari gedung negara Grahadi, Wagub Emil berkenan menyampaikan welcome speech dan membuka secara resmi.

Dalam sambutannya, Wagub Emil memberikan apresiasi yang tinggi pada Kepala DPM PTSP Jatim dan para Kepala Bakorwil. Menurutnya, event ini memperkuat kolaborasi yang telah terbangun bagus terutama antara DPM PTSP dengan EJSC (East Java Super Corridor) yang berada di lima Bakorwil di Jawa Timur.

Wagub Emil menambahkan bahwa Gebyar Start Up ini didorong digelar di Bakorwil sebab disadari bahwa para generasi milenial di seluruh penjuru telah melek digital dan terkoneksi dengan internet, sehingga geliat usaha rintisan bukanlah monopoli kota besar.

“Selain menghasilkan secara ekonomi, banyak sekali inovasi dapat menjawab permasalahan pembangunan dan memaksimalkan potensi yang ada di masing-masing daerah,” tambah Wagub Emil.

Melalui gelaran ini, Wagub Emil mengajak untuk melihat bahwa ada keniscayaan untuk menggeser ketergantungan pada sumber daya alam menuju penguatan sumber daya intelektual dalam menggerakkan ekonomi. Lebih spesifik, Wagub Emil menyatakan pemerintah provinsi Jawa Timur ingin mewadahi inovator-inovator lokal untuk turut mendukung tumbuh berkembangnya iklim usaha rintisan di Jatim. Dengan demikian next step yang akan ditempuh adalah mempertemukan para pelaku usaha rintisan dengan investor agar terjadi scale up usaha.

Wagub Emil juga membagikan kabar baik dari sisi pemulihan ekonomi nasional. Tingkat belanja masyarakat telah naik signifikan mencapai angka 97,9% dibanding saat pra pandemi. “Untuk itu, inilah saatnya kita memikirkan kebangkitan ekonomi kita dengan memahami bahwa kehidupan ke depan akan terus berubah seiring dengan kecenderungan digital life style masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala DPM PTSP Jatim Aris Mukiyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa gelaran gebyar start up ini adalah kali ketiga, setelah kesuksesan dua kali penyelenggaraan pada tahun lalu. Seri pertama mengusung tema start up kuliner dilaksanakan di Jember. Sedangkan yang kedua digelar di Malang dengan mengusung tema start up aplikasi dan animasi.

“Kali ini, melalui Gebyar Start Up Virtual 2021 kita mencoba membangun mindset bisnis berbasis digitali pada sektor perdagangan, industri, pertanian, dan pariwisata,” ungkap Aris.

Turut membersamai sebagai nara sumber pada event ini di antaranya Bupati Magetan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. Tak ketinggalan Head of Asia Pacific UK Tech Nation juga hadir secara virtual. (aif)