Diperkirakan Menelan Investasi Senilai Rp. 42 Trilliun, Smelter Freeport di Gresik Terbesar di Dunia
21404
post-template-default,single,single-post,postid-21404,single-format-standard,bridge-core-1.0.6,ajax_fade,page_not_loaded,boxed,,qode-theme-ver-18.2,qode-theme-bridge,disabled_footer_bottom,wpb-js-composer js-comp-ver-6.0.5,vc_responsive
 

Diperkirakan Menelan Investasi Senilai Rp. 42 Trilliun, Smelter Freeport di Gresik Terbesar di Dunia

dpmptsp.jatimprov.go.id – Pembangunan Smelter Freeport di kawasan ekonomi khusus, Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, diperkirakan menelan Investasi Senilai Rp. 42 Trilliun. Diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Selasa (12/10), Smelter Freeport di Gresik tersebut akan menjadi yang terbesar di dunia.

Dibangun di atas lahan seluas 100 hektar, industri Smelter atau pabrik pemurnian dan pengolahan tembaga mineral tersebut memiliki kapasitas produksi 1,7 juta ton per tahun, sedangkan kapasitas pabrik pemurnian lumpur anoda untuk menjadi emas, mencapai 6.000 ton per tahun.

Menurut Presiden Joko Widodo, pembangunan Smelter ini adalah sebuah kebijakan strategis terkait dengan industri tambang tembaga setelah Indonesia berhasil menguasai saham Freeport.

Jokowi juga berharap, kehadiran pabrik Smelter Freeport dapat menjadi daya Tarik industri lain untuk masuk ke dalam KEK Gresik, khususnya industri tembaga dan turunannya.

Jokowi menegaskan pemerintah akan terus mendukung kemudahan dan kepastian berusaha di KEK Gresik, termasuk berbagai pembangunan fasilitas pendukung. “Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh, dan menjaga iklim investasi makin baik,” tegasnya.

Selain akan menelan investasi senilai Rp. 42 Trilliun, Smelter ini akan membuka potensi penyerapan tenaga kerja secara masif. Bisa dibayangkan, baru dalam tahap konstruksi saja, proyek ini akan menyerap 40.000 tenaga kerja. Dalam hal ini, Jokowi meminta Pemerintah Kabupaten/Kota agar mendukung ketersediaan sumber daya manusianya.(ds)

Sumber Foto :
Chanel Youtube : Sekretariat Presiden
©2021 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden