DPM PTSP Provinsi Jawa Timur
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur

Berita

DPMPTSP Prov. Jatim lakukan Inventarisasi dan Updating Potensi serta Peluang Inventasi wilayah Bakorwil IV Pamekasan


dpmptsp.jatimprov.go.id – dalam rangka peningkatan iklim penanaman modal di Jawa Timur, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Inventarisasi dan Updating Potensi serta Peluang Inventasi Jawa Timur, di wilayah Bakorwil IV Pamekasan pada kamis, (27/06/2019) bertempat di Ruang Rapat Kantor Bakorwil IV Pamekasan.

Dibuka oleh Sekretaris Bakorwil IV Pamekasan dan didampingi oleh Agus Salim Arief, Kepala Seksi Pemberdayaan Usaha Daerah Penanaman Modal dan Fasilitasi Kerjasama Dunia Usaha DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, acara tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari Dinas terkait serta dari pihak konsultan, dan mengundang DPMPTSP Kabupaten/Kota di wilayah Bakorwil IV Pamekasan sebagai Peserta dan Narasumber.


Tujuan dilaksanakan Inventarisasi dan Updating Potensi serta Peluang Inventasi Jawa Timur ini adalah agar masing-masing Kabupaten/Kota di wilayah Bakorwil IV Pamekasan dapat menemukan, mengetahui, dan mengenali potensi wilayah masing-masing untuk dikembangkan menjadi sebuah peluang investasi yang layak diwarkan ke calon investor.

Setidaknya nanti masing-masing Kabupaten/Kota nantinya dapat menghasilkan minimal 1 (satu) atau 2 (dua) Prospekstus atau Peluang Investasi yang dapat ditawarkan pada event East Java In-Festival (EJI) bulan Septamber 2019 mendatang.

Maka dari itu DPMPTSP Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan pihak konsultan dari akademisi untuk mendampingi Kabupaten/Kota menemukan, mengetahui, dan mengenali potensi wilayah masing-masing sampai dengan mengolah menjadi Prospekstus atau Peluang Investasi.

Seperti yang disampaikan Joko Prianto narasumber konsultan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur terkait Peningkatan Daya Saing Melalui Cluster Investasi. Joko menyampaikan bahwa “Cluster sebagai strategi peningkatan daya saing peluang investasi”. “Istilah Cluster Investasi sendiri sebenernya diadopsi turunan dari istilah yang sudah ada terlebih dahulu yaitu, Cluster Ekonomi” tutur Joko.

Sementara itu Suwondo, narasumber dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menyampaikan tentang Strategi Peningkatan Investasi di Sektor Pariwisata. Salah satu Strategi Peningkatan Investasi di Sektor Pariwisata adalah melalui Public Investment dan Private Investment.

Suwondo juga menyampaikan tentang hasil Survey Pergerakan Wisatawan Nusantara di Jawa Timur tahun 2018 khusus nya di wilayah Madura. Pergerakan Wisatawan Nusantara di Wilayah Madura masih tertuju pada Kabupaten Sumenep, karena Sumenep memang memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. Yang harus dapat perhatian khusus dari hasil survey tersebut adalah Pamekasan, karena Pamekasan tidak memiliki pergerakan wisatawan masuk ke Pamekasan, bahkan yang terjadi adalah pergerakan keluar dari Pamekasan, tutur Suwondo.
Sementara itu, selain penyampaian materi dari Narasumber dan Tenaga Ahli, rapat dilanjut dengan pemaparan potensi maupun peluang dari masing-masing Kabupaten/Kota di wilayah Bakorwil IV Pamekasan.

Pada sesi akhir acara, Paulina Prasetiyanti, Kepala Seksi Perencanaan Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Jawa Timur menyampaikan beberapa point sebagai kesimpulan, diantaranya Kabupaten/Kota harus bisa menangkap kelebihan dan kekurangan potensi dan daya tarik wilayah nya untuk menjadikan sebuah prospektus atau peluang investasi.
Paulina juga menyampaikan bahwa, acara masih akan dilanjutkan besok, Jum’at (28/6/2019) dengan agenda Visit ke lokasi projek investasi diwilayah Bakorwil IV Pamekasan untuk penguatan materi. (ds)

Sumber : bidangdating



Kembali